Qaulan Sadida

Tulisan Enteng Berisi untuk Pribadi yang Lebih Baik

Sedekah dengan Ilmu, Siapa Takut!?

1 Komentar

Assalamu’alaikum, para pembaca yang budiman!

Alhamdulillahirabbil’alamin. Shalawatu wassalamu ‘ala Rasulillah. Kita masih diberikan nikmat kesehatan jasmani dan rohani yang kita rasakan sampai saat ini. Yang semua itu pantas untuk disyukuri dengan hamdalah serta mengamalkan kebaikan di muka bumi. Berkaitan dengan ini, agama Islam telah mensyariatkan kebaikan. Jika mendapat kebaikan, maka syukurilah dengan hamdalah. Namun jika mengalami cobaan, sabarlah dengan istighfar, usaha, dan tawakal.

Ada banyak cara manusia untuk mensyukuri sebuah nikmat terlepas cara yang makruf atau yang mungkar. Ada segolongan orang yang menunjukkan rasa syukurnya dengan hura-hura, corat-coret seperti yang kita pernah jumpai saat pengumuman kelulusan, dan juga dengan menyelenggarakan pesta pora. Tapi ada juga yang mensyukurinya dengan hamdalah dibarengi dengan perbuatan yang menunjukkan rasa syukur seperti syukuran, bernadzar, bersedekah dengan sebagian apa yang dimiliki darinya, dsb.

Syukuran, menunaikan nadzar, dan sedekah, semuanya itu telah disyariatkan Islam melalui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Bentuk syukuran ada bermacam-macam. Ada yang menggelar acara makan bersama di sekolah, di rumah, atau di luar rumah. Ada yang bernadazar untuk berpuasa, bernadzar untuk berhenti merokok, serta bernadzar untuk sarana menuju pada kebaikan menurut rel al-Qur ‘an dan as-Sunnah. Dan ada pula yang bersedekah dengan sebagian apa yang dimiliki darinya. Misalnya sedekah dengan harta yang dialokasikan untuk disumbangkan ke yayasan panti asuhan, atau yayasan sosial yang lain. Perlu kita ketahui bahwa sedekah itu tidak harus dengan harta, bisa dengan tenaga dengan mengabdi pada yayasan islam sosial, bisa dengan pemikiran dengan menyubangkan ide-ide cemerlang untuk mengadakan perubahan, atau bisa juga dengan ilmu, yakni dengan mengajarkannya kepada orang-orang yang membutuhkan. Dan bahkan bisa juga dengan cara-cara syar’i yang lain.

Saya sendiri telah mencontohkan bahwa saya telah menunjukkan rasa syukur dengan bersedekah dengan ilmu. Saya bersyukur pada Allah ‘Azza Wa Jalla karena dengan pertolongan dari-Nya, saya bisa lulus UAN dengan nilai tertinggi di kelas. Kegiatan ini telah saya rintis sejak pertengahan Mei seusai UAS. Saya mulai tergugah hati untuk membimbing adik kelas terutama kelas X untuk membangkitkan serta membakar ghirah mereka untuk kembali belajar. Alhamdulillah, rencana saya disambut hangat oleh guru mata pelajaran dan oleh para siswa. Dan disamping itu juga, saya bisa berdakwah melalui pendidikan formal dan juga non formal. Sekarang, adik kelas X sedang menjalani UUB Semester II. Alahmdulillah saya telah cukup memberikan bekal mental dan spiritual. Mereka yang telah saya bimbing, Insya Allah bertambah kemapuan dan keikhlasan mereka. Dan disini pula kita bisa menanamkan kesadaran utnuk tidak berusaha untuk mencotek dan berbuat kecurangan yang lain. Disamping itu, kita telah memberikan bantuan sosial dan psikis kepada mereka. Karena kita masih punya perhatian dan simpati kepada mereka, sehingga tali persaudaraan semakin terjalin dengan kuat.

Sebenarnya ada banyak manfaat dari bersyukur dengan sedekah. Ketahuilah, bersedekah tidak membuat kita semakin miskin, namun justru akan membuat kita semakin kaya di mata Allah Ta’ala. Maka marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan untuk menggapai ridha Allah Suhanahu Wata’ala. Mari muliakan diri di mata Ilahi dengan banyak bersukur dan bersedekah. Wallahu’alam bish-shawab.

Wash-shalawatu ‘ala Rasulillah, wa ashhabihi ajma’in. Wassalamu’alaikum!

Penulis: Ahmad Afandi

Saya seorang lelaki yang gemar berorganisasi.

One thought on “Sedekah dengan Ilmu, Siapa Takut!?

  1. Assalamu’alaikum akhi, artikel ini ahsan disertakan URL-nya jika ntum ngambil dari situs lain.
    Dan, ingat jauhi situs2 yang berbehaya bagi fikrah antum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s